Jual-Beli Follower di Twitter, Perlukah?

Image

Punya banyak follower di Twitter, apalagi sampai jutaan seperti beberapa artis, mungkin memang terlihat gaya dan hebat. Anda akan merasa jadi seseorang yang penting. Sekali ngetweet ada ribuan orang yang membaca.

PERNAH menggunakan jasa beli follower Twitter yang banyak diiklankan di internet?

Hati-hati, sekarang ada aplikasi untuk mengecek keaslian follower Anda. Malu kan sudah bangga punya jutaan follower, eh ternyata palsu.

Di internet ada yang menawarkan jasa menambah follower Anda sampai ribuan. Harganya juga tidak mahal. Cukup dengan 1 juta mereka menjanjikan akan menambah 200 follower Anda. Asli, bukan palsu, kata si penjual. Absurd? Tapi tertarik?

Punya banyak follower di Twitter, apalagi sampai jutaan seperti beberapa artis, mungkin memang terlihat gaya dan hebat. Anda akan merasa jadi seseorang yang penting. Sekali ngetweet ada ribuan orang yang membaca. Kalau beruntung, akan ada produsen yang tertarik membayar Anda untuk tweet berbayar. Menjadikan Anda dan akun Twitter Anda penyambung pesan sang produsen.

Tapi apa daya, tak semua orang, apalagi tidak terkenal, menarik diikuti atau di-follow orang-orang yang kita kenal maupun tidak. Jadinya sudah berbulan-bulan punya akun twitter, seperti saya, follower ya segitu-gitu aja. Kagak nambah-nambah.

Tak masalah kalau Anda menganggap itu bukan persoalan. Tapi mungkin ada orang yang malu kalau follower-nya cuma sedikit, apalagi kalau dia figur publik atau merasa dirinya orang penting.

Orang-orang kreatif dan melek teknologi informasi melihat ini sebagai peluang bisnis. Muncullah bisnis beli follower. Tarif yang ditawarkan beragam. Besarnya uang yang Anda bayar tergantung seberapa banyak jumlah follower yang Anda inginkan. Dengan membayar 1 juta, mereka menjanjikan 20.000 orang akan jadi follower Anda. Bukan robot, bukan akun fiktif, selamanya, begitu mereka berpromosi.

Tapi bukankah kita hanya akan follow orang-orang yang kita inginkan? Mau folow atau tidak sepenuhnya hak kita, tak ada yang bisa memaksa. Walau sama-sama punya akun twitter, kalau tak mau memfollow, itu hak Anda. Demokratisasi ala internet memang menarik. Lalu dari mana penjual follower itu mendapatkan akun twitter untuk di-follow ke akun Anda?

Bagaimana kira-kira cara kerja penjual jasa beli follower itu? Apa mereka akan membajak banyak akun twitter dan memfollow ke orang-orang yang sudah membayar mereka? Tapi cara ini pasti sulit. Anda tidak mau kan tiba-tiba di time line Anda muncul tweet dari orang-orang yang tidak pernah Anda follow. Kalau itu terjadi, Anda pasti akan segera unfollow akun itu. Menuh-menuhi time line saja. Jadi cara ini sepertinya bukan pilihan yang dilakukan.

Atau jangan-jangan, si penjual follower itu sendiri yang membuat akun sebanyak-banyaknya dan lalu memfollow ke akun Twitter Anda. Toh di Twitter semua orang boleh membuat akun sebanyak-banyaknya, dengan nama berbeda-beda. Seorang teman iseng mengecek akun Twitter milik sosok terkenal dan menelusuri followernya yang luar biasa banyak. Memang ada akun yang agak mencurigakan: tanpa profile picture, tak pernah ngetweet, followernya nol, dan followingnya hanya satu. Si pemilik seolah secara khusus membuat akun Twitter hanya untuk memfollow artis itu, sementara dia sendiri tak pernah ngetweet juga tak punya follower sama sekali. Tapi ah, siapa tahu memang ada banyak orang seperti itu. Punya akun Twitter hanya untuk mem-follow idolanya.

Morgan SM*SH punya banyak follower, sangat masuk akal. Bukan hanya di dunia maya, di dunia nyata Morgan punya penggemar sangat banyak yang akan dengan senang hati memfollow akun Twitternya. Personel Suju punya banyak follower di sini, lebih wajar lagi. Dalam sebulan hampir selalu ada trending topics Indonesia yang menyangkut salah satu personel Suju. Tapi sosok terkenal yang sepi-sepi saja punya begitu banyak follower, memang agak bikin penasaran. Jangan-jangan…?

Artikel ini bukan mau mencari tahu follower si sosok beken itu nyata atau fiktif. Mereka menggunakan jasa belli follower atau memang asli punya banyak follower.

Setelah ada aplikasi untuk mengecek keaslian follower, di Twitter kembali ramai dibincangkan beberapa nama yang follower-nya luar biasa banyak. Mereka yang sudah menggunakan aplikasi itu mengaku, menemukan banyak sekali follower palsu dari akun-akun milik para selebriti Twitter.

Bagaimana sebetulnya cara yang dilakukan orang-orang yang menjual jasa beli follower dan menjanjikan ribuan follower itu? Ada yang tahu gimana cara kerja mereka? Share dong di sini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s