Susahnya Bersekolah di Desa Nagari Koto Nan Tigo – Sumatera Barat

Siswa sekolah dasar melintasi sungai saat berangkat menuju sekolah di Desa Nagari Koto Nan Tigo, Sumatera Barat.

Siswa sekolah dasar melintasi sungai saat berangkat menuju sekolah di Desa Nagari Koto Nan Tigo, Sumatera Barat, 14/11. Sebanyak 46 keluarga tinggal di daerah tersebut, mereka setiap hari harus menyeberangi sungai saat berangkat sekolah karena tidak adanya fasilitas jembatan.

Seringkali kita yang tinggal di Kota Besar mengeluh karena terjebak kemacetan saat mengantar anak kita sekolah, tetapi tanpa kita sadari, anak-anak yang tinggal di Desa Nagari Koto Nan Tigo SumBar ini sudah terbiasa dengan keadaan seperti ini,.. ya.. mereka terpaksa menyebrangi sungai yang lebar demi mendapatkan pendidikan untuk masa depan yang layak bagi diri mereka dan keluarganya kelak dengan bersekolah yang mengharuskan mereka menyebrang sungai.

Faktor keadaan, kurangnya fasilitas dan perhatian dari pemerintah, ini semakin jelas menandakan pembangunan yang tidak merata dari program pantauan pemerintah pusat, bahkan saya pernah singgah di daerah sekitar danau ranau arah mau ke Palembang, disana listrik pun baru dihidupkan pukul 18:00 hingga pukul 06:00 selebihnya padam, karena masih menggunakan PLTA.

kalau melihat perkembangan di Jakarta dan Kota² Besar lainnya sangat miris sekali di Tahun yang “katanya” Modernisasi dan Era perkembangan ini, tetapi masih banyak daerah yang tertinggal dan “terpaksa” menjalani hidup mereka apa adanya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s