Palestina Sambut Gembira Gencatan Senjata

 

Warga Palestina merayakan kesepakatan gencatan senjata dengan Israel di Gaza City, 21 November 2012. Sebuah gencatan senjata telah diberlakukan di Jalur Gaza, setelah Israel dan Hamas setuju untuk menghentikan permusuhan. Menlu AS Hillary Clinton dan Menteri Luar Negeri Mesir Mohamed Kamel Amr mengumumkan kesepakatan gencatan senjata di Kairo.

Warga Gaza Rayakan Gencatan Senjata

GAZA _ Warga Palestina keluar ke jalan Kota Gaza untuk merayakan disepakatinya gencatan senjata antara Israel dengan Hamas yang dimulai sejak dini hari tadi. Banyak warga Gaza yang berharap kondisi damai yang sekarang mereka nikmati ini akan terus berlanjut.

Warga juga mulai membersihkan reruntuhan yang diakibatkan serangan Israel yang dilancarkan negara Yahudi itu ke wilayah tersebut sejak minggu lalu. “Hari ini terasa sangat berbeda, saya berharap awal yang baru muncul setelah ini”, ujar seorang warga Ashraf Diaa, seperti dikutip Associated Press, Kamis (22/11/2012).

Saat ini kedua belah pihak sedang merundingkan rencana untuk membuka blokade yang mengelilingi wilayah Jalur Gaza. Hamas langsung menyatakan gencatan senjata yang disepakati oleh Israel merupakan kemenangan bagi kelompok pejuang Palestina itu.

“Warga Gaza yang turun ke jalan-jalan merayakan dihentikannya serangan Israel menunjukan bahwa kami tidak bisa dikalahkan,” ujar Juru bicara Hamas Sami Abu Zuhri.

Serangan Israel ke Jalur Gaza seminggu ini telah menaikan pamor Hamas sebagai perwakilan warga Palestina di dunia internasional. Hal itu disebabkan oleh kemampuan Hamas untuk melancarkan serangan balasan ke wilayah Israel.

Hamas juga terbantu dengan arus kunjungan pejabat tinggi dari negara-negara Timur-Tengah ke Gaza. Para pejabat tersebut datang untuk menunjukkan solidaritas dan dukungannya terhadap perjuangan Hamas.

Amerika Serikat dan Israel memberikan sedikit legitimasi terhadap posisi Hamas ketika mereka menyetujui diadakannya negosiasi tidak langsung dengan kelompok yang mereka anggap organisasi teroris tersebut.

Di lain pihak warga Israel khusunya di wilayah yang berbatasan dengan Jalur Gaza merasa bahwa operasi militer yang dilancarkan negaranya berakhir terlalu cepat. Mereka khawatir aksi tersebut tidak cukup untuk mencegah serangan-serangan Hamas yang berikutnya ke tempat tinggal mereka. Walaupun begitu, ada juga yang bersyukur Israel batal untuk melakukan serangan darat yang dapat mengancam jiwa tentara Israel.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s